Dua arah yang harus seimbang

        Selamat malam, ucapan untuk mengawali obrolan dengan mu. Tak lebih dari ungkapan pertama kali jatuh cinta. awal kita tak saling kenal untuk mengawali saja aku harus berpikir dalam, merenung, menghapus setiap kata yang ku tulis hingga larut malam. Bertanya dalam diri “ini kah pendekatan”. Ku mulai dengan percaya diri bahwa aku sudah pernah kenal dengan mu “imajinasi  ku” langsung saja aku mulai mengetik. Jari jari kaku setiap tombol aku ketik dan jadilah suatu ungkapan tegangnya pendekatan. Messenge sent centang dua berasa bimbang sudut pikiran ku pada mu. Tentang pesan mu ku biarkan senyap lewati malam dengan teman perjuangan.
    Ada hal yang ku pinta dalam hidup ini yang pertama adalah hidup berkemajuan bersifat dinamis dan fleksibel terhadap perubahan zaman, yang kedua adalah berkecukupan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup. Dua hal tersebut terkait dengan kebutuhan dasar manusia Menurut Maslow, pemuasan berbagai kebutuhan tersebut didorong oleh dua kekuatan yakni motivasi kekurangan (deficiency motivation) dan motivasi perkembangan (growth motivation). Motivasi kekurangan bertujuan untuk mengatasi masalah ketegangan mansuia karena berbagai kekurangan yang ada. Sedangkan motivasi pertumbuhan didasarkan atas kapasitas setiap manusia untuk tumbuh dan berkembang. Imajinasi liarku mulai berkelebat membayangkan kepala perempuan indah itu terbaring di bantal ku, yaa ampun pikiran  apa ini kugelengkan kepalaku melanjutkan alur diskusi.
    Bila ku kaitkan pesan mu itu berarti aku masih duduk di motivasi kekurangan, kurangnya percaya diri dan di selimuti keraguan dan kecemasan berkenalan dengan mu. Lalu aku harus apa dan bagaimana buat ngumpulin motivasi-motivasi tersebut! “batin ku”… kalo emang masih di situ gak mungkin manusia berdiam diri tanpa tindakan untuk merealisasikan pertumbuhan dirinya. Jadi motivasi pertumbuhan itu sebagai langkah-langkah untuk menutupi kelemahan tersebut dengan semangat tanpa putus asa dalam menjalani kehidupan.

Game Mobile

    Usia remaja kini beranjak cepat memasuki gerbang dewasa. Bagaimana tidak dengan berkembangnya zaman digitalisasi usia remaja dapat melakukan hal baru. Dengan di dukung oleh teknologi informatika seseorang dapat berselancar bebas di dunia maya yaitu menggunakan beberapa platfroom/aplikasi di antaranya: google, you tube, instagram, facebook dan twitter. Masih banyak lagi aplikasi yang menyuguhkan game dan editing foto tentunya dalam satu gadget ada beberapa aplikasi favorit sehingga tidak memakan banyak ruang kapasitas ram/memory.
    Seorang bicara dengan saya di plataran rumah. Kebetulan usianya sama dengan saya kelahiran 95, kira-kira sekarang umurnya 24. Dia memulai menghidupkan suasana malam itu dengan kembali menceritakan masa kecil nya . Masa remaja ku berbalik 180° dengan masa remaja hari ini. "pegang telfon ga pernah, apalagi main tik tok dan game" katanya dengan wajah ceriah. Dia meneruskan obrolannya, "kata/istilah selfie jaman ku dulu gak ada", apalagi istilah mabar/main bareng. Itupun hanya istilah kata blom lagi perilaku dalam praktik kehidupan pastinya jauh berbeda.
    Perubahan dan perkembangan zaman merupakan keniscayaan yang harus kita gapai guna memberikan dampak yang memudahkan generasi penerus. Apa kamu mau melihat zaman dulu terulang lagi yang sangat menyusahkan hari depan, pastinya gak mau kan!. Nah disini peran kita dari era 95 yaitu memberi petuah pengalaman dan membimbing mereka agar tidak seperti kita yang mengalami kesulitan/kendala dari perbuatan yang tidak baik."kata ku dengan menatap mata tajam". walau generasi milineal ini mudah dalam hal apa pun pastinya ada dampak untuk berkembang dan tumbuh menjadi anak yang berbudi luhur. contohnya banyak anak sekarang yang tidak menerapkan budi/tata  etika ketika berkomunikasi. nah itu bagaimana ?
    hm...baiklah kita akhira saja obroan ini di di lanjut berdamai dengan main game bareng. kita coba skill dan skin hero baru yang barusan saya dapat dari top up. hehe...

Weekend Produktif

Lihat lah langit itu .membiru se-elok laut negri ku , apa yang akan di turunkan pada generasi bangsa bila semua kekayaan ter-eksploitasi kaum penjajah, perebutan kekuasaan, saling tikam menikan , saling kong kali kong , ini tanah pusaka !, tanah pertiwi untuk pri bumi sebagai sembah syukur terhadap Tuhan yang maha esa, yang menyuguhkan kekayaan alam melimpah di negri ku tercinta. Wahai generasi mudah bangkitlah dari tidur mu .bersatulah, berbahagia lah. sebab engkau lahir di tanah surga !. Sorak-sorak, tepuk tangan para undangan dengan meriah. Begitulah puisi Sanji di panggung sebagai pembuka acara wisuda. Puisi ini ku persembahkan kepada kakak-kakak ku yang hari ini wisudah dan memulai perjalanan baru. Melawan kerasnya kehidupan, lesuhnya lapangan pekerjaan. berharaplah pada kemampuan dan keahlian mu untuk dapat bertahan dari derasnya arus globalisasi. Pegang teguh ikrar mu dan sandanglah nama baik kampus mu, sebagai pelengkap sembah bakti ku, puisi ini ku persembahkan kepada kedua orang tua ku yang tinggal di kampug jauh dari sarana prasarana pemerintah, jauh dari cahaya matahari dan sangat dalam gelapnya. Bapak ku bekerja sebagai petani dan ibu ku juga sebagai petani. panggilah kedua orang tua ku dengan sebutan pak tani dan bu tani .mereka bekerja mulai pagi hingga sore hari .memang pekerjaan petani sangatlah keras .kalau di kerjakan berdua dengan ibu ringanlah pekerjaan, itu pun kalau tidak ada gangguan kesehatan .keringat menetes membasahi tubuhnya tak kenal lelah demi nafkah untuk ku yang di sebrang sini. semoga beliau sehat dan di cukupkan kebutuhan hidup oleh tuhan yang maha esa .

Ibu ku pernah berkata.“wahai anak ku bersungguh sunggulah engkau dalam mencari pengetahuan dan ilmu, itu adalah bekal kehidupan mu nanti. Percayalah pada diri mu sendiri bahwa engkau dapat membuktikan pada ibu dan bapak bahwa kamu mampu, bisa mewujudkan cita cita mu, kelak kamu akan menjadi seseorang yang di bangga banggakan ibu bapak, karena hanya engkau lah jerih payah dan keringat ini menetes”

“San. . sanji kenapa kamu benggong dari tadi”?Tanya Ado yang menyapaku dari belakang.

“ini lagi mencari inspirasi buat merangkai puisi”, jawab ku

“emang dapat inspirasi apaan tadi tentang apa ,pasti tentang persahabatan” Tanya Ado .

“haha. . persahabatan ya pasti dan yang lebih utama adalah tentang cita cita dan masa depan lah.” jawab ku.

“Memangnya cita cita mu apa” ? Tanya Ado .

 “cita cita ku adalah menjadi petani . melanjutkan pekerjaan bapak dan ibu ku di kampung. dengaan ilmu dan pengetahuan yang di berikan oleh dosen, khusus nya di institute pertania bogor, saya akan mengembangkan sumber daya-sumber daya yang ada di bumi pertiwi ini dengan kemampuan dan keilmuan yang aku tempuh saat ini” jawab ku.

“Weee. . . . keren semangat ya san. hati ku merasa tergugah saat kamu mengungkapkan kalimat-kalimat tersebut kayak ada sentuhan gitu. Jadi aku mulai tau bahwa peran pemudah ada di tangan kita, peran bangsa ada di genggaman kita .maka aku sebagai mahasiswa. harus mampu berkontribusi bagi Negara sebagai upaya dharma bakti kepada ibu pertiwi”. Tutur Ado. Batin ku menggerutu.