Selamat malam, ucapan untuk mengawali obrolan dengan mu. Tak lebih dari ungkapan pertama kali jatuh cinta. awal kita tak saling kenal untuk mengawali saja aku harus berpikir dalam, merenung, menghapus setiap kata yang ku tulis hingga larut malam. Bertanya dalam diri “ini kah pendekatan”. Ku mulai dengan percaya diri bahwa aku sudah pernah kenal dengan mu “imajinasi ku” langsung saja aku mulai mengetik. Jari jari kaku setiap tombol aku ketik dan jadilah suatu ungkapan tegangnya pendekatan. Messenge sent centang dua berasa bimbang sudut pikiran ku pada mu. Tentang pesan mu ku biarkan senyap lewati malam dengan teman perjuangan.
Ada hal yang ku pinta dalam hidup ini yang pertama adalah hidup berkemajuan bersifat dinamis dan fleksibel terhadap perubahan zaman, yang kedua adalah berkecukupan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup. Dua hal tersebut terkait dengan kebutuhan dasar manusia Menurut Maslow, pemuasan berbagai kebutuhan tersebut didorong oleh dua kekuatan yakni motivasi kekurangan (deficiency motivation) dan motivasi perkembangan (growth motivation). Motivasi kekurangan bertujuan untuk mengatasi masalah ketegangan mansuia karena berbagai kekurangan yang ada. Sedangkan motivasi pertumbuhan didasarkan atas kapasitas setiap manusia untuk tumbuh dan berkembang. Imajinasi liarku mulai berkelebat membayangkan kepala perempuan indah itu terbaring di bantal ku, yaa ampun pikiran apa ini kugelengkan kepalaku melanjutkan alur diskusi.
Bila ku kaitkan pesan mu itu berarti aku masih duduk di motivasi kekurangan, kurangnya percaya diri dan di selimuti keraguan dan kecemasan berkenalan dengan mu. Lalu aku harus apa dan bagaimana buat ngumpulin motivasi-motivasi tersebut! “batin ku”… kalo emang masih di situ gak mungkin manusia berdiam diri tanpa tindakan untuk merealisasikan pertumbuhan dirinya. Jadi motivasi pertumbuhan itu sebagai langkah-langkah untuk menutupi kelemahan tersebut dengan semangat tanpa putus asa dalam menjalani kehidupan.
0 comments:
Posting Komentar