Tampilkan postingan dengan label Thrifting Second brand. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thrifting Second brand. Tampilkan semua postingan

Trend Thrifting Menjadi Peluang Usaha Anak Muda

    Thrifting merupakan sebutan untuk pakaian second/bekas. Di semua marketplace toko online banyak di temukan penjual baju-baju second dengan harga yang murah hingga puluan ribu rupiah. Bahkan ada pula brend – brend kelas menegah hingga kelas atas. 

Soal kualitas hingga murah menjadi daya tarik pelanggan memburu baju bekas, terutama dari luar negeri. Konsumen bisa membeli per baju sampai per bal baju bekas, juga terdapat pilihan – pilihan paket usaha, paket borongan dan paket sortiran.

Di Indonesia, mengacu pada hasil survei Goodstats mengenai preferensi gaya fashion anak muda Indonesia yang dilaksanakan pada 5-16 Agustus 2022 dengan melibatkan 261 responden, mayoritas responden atau sekitar 49,4% mengaku pernah membeli fashion bekas dari hasil thrifting.

Sisanya, sekitar 34,5% mengaku belum pernah mencoba thrifting dan sebanyak 16,1% memilih untuk tidak akan pernah mencoba membeli barang hasil thrifting. Sumber : https://www.bbc.com/indonesia/articles/ce7yke141ydo

Dari data tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa trend thrfiting di Indonesia menjadi peluang usaha yang berkompeten. Tidak menutup kemungkinan ini akan menjadi penggerak perekonomian Indonesia. Bagi kalian yang mau membuka usaha Thrifting jangan terlalu lama mempertimbangkan apa dan bagaimana nantinya usaha kalian, segera lakukan pemesanan paket usaha di kami.

Sebelum membuka usaha thrifting, perlu kami ingatkan bahwa tidak semua baju second/bekas bisa di jual loh. Kamu bisa menjual kembali apabila barang tersebut dalam kondisi baik (tanpa noda,robek) dan barang tersebut memiliki sesuatu yang bernilai unik.

Sejauh ini brand-brand populer di dunia seperti Uniqlo, Nike, Adidas, Champion, lacoste banyak di cari oleh konsumen anak muda khususnya di Indonesia. Terkadang jika beruntung, mereka bisa mendapatkan barang-barang langka/rare yang memang diproduksi secara terbatas/limited edition

Alasan Berbisnis Thrifting

    Jika diperhatikan lebih jauh, bisnis thrifting tidak akan pernah terhapus oleh zaman. Selain tak lekang oleh zaman, beberapa alasan lain mengapa generasi muda zaman sekarang lebih memilih thrifting shop, diantaranya:

1. Tak Pernah Sepi Peminat dan Risiko Kerugian Kecil

    Salah satu alasan penting mengapa semakin banyak orang menjual thrift shop adalah karena pasar mereka tak akan pernah sepi peminat. Hal ini dibuktikan dengan fenomena ketertarikan terhadap thrifting di zaman sekarang semakin banyak pembeli dari lintas generasi. Selain itu, bisnis thrifting juga punya tingkat risiko kerugian kecil. Contoh, apabila ada barang jualanmu yang masih tersisa banyak, kamu tinggal melakukan sistem paket murah untuk dipasarkan di akun media sosial.

2. Tidak Membutuhkan Dana Terlalu Besar

    Terkadang thrifting shop menjadi kalan pintas bagi sebagian orang untuk menempuh jalur bisnis. Sebab, untuk membuka usaha satu ini nggak perlu membutuhkan dana yang terlalu besar. Nggak perlu bertele-tele, kamu bisa memulai pemesanan barang di kami dengan berbagai pilihan paket. Caranya oreder chat whatsaap atau DM instagram. Coba memulai bisnis ini di rumah mu !.

3. Pemasaran Bisa Dilakukan di Medsos dan Marketplace

    Di era digitalisasi, membangun sebuah bisnis jadi semakin mudah. Salah salah satu trik nya berbisnis dengan melakukan promosi usahamu di media sosial atau marketplace. Apalagi kalau punya konten menarik seputar bisnis thrifting shop. Maka pembeli akan semakin berminat dengan barang yang kamu jual.

    Setelah baca sederet tren thrift di atas, jadi nggak heran, kan, kenapa tren bisnis ini kembali muncul dan semakin diminati oleh generasi sekarang. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mencoba bisnis satu ini? Order ? klik linktr.ee/lamuno.la